Home / Berita Umum / Kampanye di Sumut, Jokowi Tak Mau Ada Warga yang Golput di 17 April Mendatang

Kampanye di Sumut, Jokowi Tak Mau Ada Warga yang Golput di 17 April Mendatang

Kampanye di Sumut, Jokowi Tak Mau Ada Warga yang Golput di 17 April Mendatang – Capres Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan penduduk Sumatera Utara untuk mencoblos pada 17 April 2019 lain kesempatan. Jokowi gak pengen ada penduduk yg tdk mencoblos alias golput.

Hal demikian diungkapkan Jokowi kala mengikuti pekerjaan kampanye ‘Doa Kumpulkan Negeri’ di Gedung Serbaguna T Rizal Noordin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (15/3/2019).

Pekerjaan ini dikunjungi oleh sejumlah besar ibu-ibu. Bekas Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) KH Muhammad Zainul Majdi serta ulama populer Sumut, Syekh KH Ali Besar Marbun ada dalam pekerjaan ini.

Dalam pidatonya, Jokowi menuturkan dianya sendiri susah dengar ada penduduk yg tdk sama-sama tegur sapa sebab ketaksamaan pilihan baik Pemilihan kepala daerah atau Pemilihan presiden.

“Saya susah kalaupun dengar gara gara pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan presiden antar kampung tdk sama-sama tegur. Gara gara pilihan wali kota antar majelis taklim tdk sama-sama tegur. Susah saya,” kata Jokowi.

Ia ikut bicara bab jumlah berita bohong bab dianya sendiri yg tersebar luas di penduduk. Ia membawa penduduk Sumut untuk meluruskan kabar-kabar bohong itu.

Termasuk juga bab berita dianya sendiri bakal melarang azan serta melegalkan pernikahan sama dengan. “Ada yg menyebutkan kelak kalaupun Pak Jokowi serta KH Ma’ruf Amin dipilih pendidikan agama bakal dihapus. Yakin?” bertanya Jokowi.

Ia menuturkan, siapa-siapa saja presiden RI akan tidak mungkin kerjakan seperti yg di sebutkan itu. Lantaran Indonesia adalah negara dengan banyaknya masyarakat muslim paling besar dalam dunia.

“Negara kita yaitu negara berpenduduk muslim paling besar dalam dunia. Jadi siapa-siapa saja presidennya akan tidak mungkin kerjakan itu. Akan tidak mungkin. Jadi tolong jangan sampai didiamkan, mesti diluruskan,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan berikut, Jokowi ikut membawa penduduk untuk berbarengan ada ke TPS pada 17 April 2019. Terpenting ke ibu-ibu, Jokowi memohon biar ‘membisiki’ penduduk beda untuk turut mencoblos.

“Kelak tanggal 17 April kita ajak kawan kita, kerabat kita, saudara kita, tetangga kita berbarengan ada ke TPS, jangan lantas ada yg golput. Yg utama ajak dahulu semua, jangan lantas ada yg dalam rumah tdk nyoblos. Lantaran itu bakal tentukan hari esok kita 5 tahun ke depan,” jelas Jokowi.

“Sembari dibawa sembari dibisiki. Tahu kan ya? Terpenting ibu-ibu sembari bisikin tetangganya, temannya, saudaranya dibisiki tanggal 17 April jangan sampai ke mana-mana, ada ke TPS, nyoblos, jangan lantas golput. Saya titip itu saja,” tambah Jokowi.

About admin