Home / Berita Umum / Peraturan Mobil Listrik Ditandangani Presiden Jokowi Bulan Depan

Peraturan Mobil Listrik Ditandangani Presiden Jokowi Bulan Depan

Peraturan Mobil Listrik Ditandangani Presiden Jokowi Bulan Depan – Beberapa perusahaan yg bergulat di pasar otomotif Indonesia masih ragu-ragu menjual mobil listriknya. Faktor kuat atas hal demikian ialah kebijakan kendaraan listrik yg terus terlambat dari sekian waktu.

Akan tetapi nampaknya menurut kabar yg tertiup peraturan mobil listrik dapat selekasnya ditandangani oleh Presiden Jokowi bulan depan. Berita ini diperoleh dari Executive General Pimpinan Toyota Astra Motor, Franciscus Soerjopranoto waktu dihubungi, Jumat (28/6/2019).

“Kita nantikan, tukasnya bulan depan Pak Airlangga telah bicara berkaitan perpres mobil listrik dapat ditetapkan, selentingan semacam itu,” papar pria yg dipanggil Suryo ini.

Umur Perpres mobil listrik ditandatangi Suryo mengimbuhkan udah siap ikuti juklak atau saran realisasi dari peraturan itu. Toyota Astra Motor bertindak sebagai pemegang merk Toyota Indonesia juga memperjelas dapat ikuti tiap-tiap tanda yg dibubuhkan pada peraturan itu nanti.

“Seterusnya juklak tekhnis untuk implementasi. Toyota tentunya dapat penuhi apa yg disuruh pemerintah,” paparnya.

Mengenai bila kebijakan itu memang terbentur jalan buntu untuk Toyota, mereka juga udah siap lakukan pengaturan lewat Gaikindo. ” Kalaupun makan waktu atau pertolongan dari peemrintah tentu bekerjasama dengan Gaikindo,” jelas Suryo.

Peluang kelarnya kebijakan lisrtik ini cukup memberikan keyakinan mengingat Toyota baru-baru ini setuju mengalirkan dana investasi ke Indonesia sebesar Rp 28,3 triliun untuk meningkatkan mobil listrik ini. Investasi ini di setujui oleh Presiden Toyota, Akio Toyoda dengan pemerintahan Indonesia yg menghadirkan pertemuan di Pertemuan Tingkat Tinggi negara G20 di Osaka, Jepang yg dijalankan ini hari (28/6/2019).

“Sebab pemerintahan Indonesia udah miliki peta peningkatan kendaraan listrik, Toyota Melihat Indonesia jadi lokasi penting investasi EV,” kata Toyoda seperti dilansirkan oleh reuters.

About penulis77