Home / Berita Umum / Pencabulan PNS Widyaiswara Madya Yang kerja Di Dinas Sosial

Pencabulan PNS Widyaiswara Madya Yang kerja Di Dinas Sosial

Pencabulan PNS Widyaiswara Madya Yang kerja Di Dinas Sosial – Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil menegaskan penegakan hukum berlaku buat pelaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Sipil Negara (ASN) yg dikira mencabuli anak wanita penyandang disabilitas di Kota Cimahi. Dia akan memberikannya sangsi tegas pada lelaki inisial SR ini.

SR adalah PNS Widyaiswara Madya yg kerja di Dinas Sosial (Dinsos) Jawa barat. Dia diperbantukan di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD) Dinas Sosial Jawa barat untuk memberikannya kursus terhadap penyandang disabilitas.

SR udah mengaku tingkah lakunya serta masalah itu tengah diselidiki Polres Cimahi. “Harus dibawa ke ranah hukum sesuai type pelanggarannya. Ditambah lagi bila itu statusnya ASN Jawa barat. Tetapi saya belum ketahui detailnya,” kata Ridwan terhadap di Gedung Sate, Rabu (19/6/2019).

Emil, panggilan Ridwan, siap memberikannya sangsi tegas bila SR dapat dibuktikan mencoreng nama baik PNS jadi pelayan orang. Ditambah lagi, korbannya difabel yg semestinya mendapat perhatian tambahan.

“Kita yakinkan penegakan hukum akan ditegakkan. Bila normatifnya, siapa yg melanggar tidak ada jalinan ia ASN ataukah tidak ASN, harus diberi hukuman,” sebut Emil memperjelas.

SR udah mengaku melakukan perbuatan cabul terhadap satu orang anak wanita disabilitas berumur 15 tahun di Kota Cimahi, Jawa Barat. Pernyataan itu dituliskan di kertas bermaterai yg udah di tandatangani olehnya.

“Saya udah khilaf melaksanakan soal tak pantas pada konsumen, tetapi tak melaksanakan jalinan intim pada konsumen. Saya bersedia terima semua resiko atas semua perbuatan yg saya melakukannya. Saya begitu menyesal serta meminta maaf yg sebesar-sebesarnya terhadap konsumen, keluarga konsumen, keluarga Dinsos Jawa barat, serta orang Jawa Barat,” isi surat yg dibikin SR.

“Ini jadi tanggung jawab pribadi saya,” kata SR memberi tambahan.

Plt Sekretaris Dinsos Jawa barat Barnas Adjidin begitu sayangkan aksi tercela SR. “Korbannya beberapa anak yg butuh memperoleh perlindungan. Anak (disabilitas) itu semestinya dikasih service supaya dapat mandiri, peristiwa ini bikin malu,” kata Barnas.

Bab sangsi yg akan diberi, faksinya sekarang ini masih bertanya dengan BKD serta Inspektorat. “Sangsi akan diberi sama dengan ketentuan, kami udah melayangkan laporan ini terhadap gubernur, BKD serta Inspektorat,” sebut Barnas.

About penulis77