Home / Berita Umum / Lanjutan Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini

Lanjutan Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini

Lanjutan Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini  – Team Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendatangkan 6 saksi buat sidang Ratna Sarumpaet ini hari. Saksi yg didatangkan ialah penyidik Polda Metro Jaya serta sejumlah pihak dari RS Bina Estetika.

” Ada 6 dari pihak penyidik serta dari RS Bina Estetika, rumah sakit operasi bedah. Dokter sama perawat, ” kata Kajari Jaksel Supardi, kala dihubungi, Selasa (26/3/2019) .

Supardi menyebutkan ada tiga penyidik Polda Metro Jaya yg di panggil berubah menjadi saksi, begitu pula dari pihak rumah sakit. Sidang Ratna sendiri bakal diadakan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

” Belum juga (saksi politisi) . Awal-awal kan memang pelapor dahulu, ” sambungnya. Awal kalinya, Ratna Sarumpaet didakwa bikin onar melalui hoaks penganiayaan dirinya sendiri. Narasi kebohongan Ratna Sarumpaet di mulai sehabis operasi plastik di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam surat gugatan, dijabarkan bab perbuatan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau pengencangan kulit muka Ratna Sarumpaet. Ratna rawat inap di RS Bina Estetika dilaksanakan pada 21-24 September 2018.

” Kalau sepanjang menekuni rawat inap itu, terdakwa sekian kali ambil poto parasnya dalam situasi lebam serta abuh gara-gara perbuatan medis, ” kata jaksa membacakan surat gugatan Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (28/2) .

Ratna Sarumpaet terus kirim foto-foto dengan muka lebam itu ke beberapa orang, termasuk juga beberapa tokoh sampai Prabowo Subianto. Tindakan Ratna Sarumpaet ceritakan terkait penganiayaan serta kirim foto-foto muka dalam situasi lebam serta abuh dimaksud jaksa adalah serangkaian kebohongan Ratna buat memperoleh perhatian dari warga, termasuk juga team pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Walaupun sebenarnya muka lebam serta abuh adalah gara-gara perbuatan medis operasi perbaikan muka.

Atas tingkah lakunya, Ratna Sarumpaet didakwa dengan Clausal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomer 1 Tahun 1946 terkait Ketetapan Hukum Pidana serta atau Clausal 28 ayat 2 juncto Clausal 45 A ayat (2) UU Nomer 19 Tahun 2016 terkait ITE.

About admin