Home / Berita Umum / Jokowi-Ma’ruf Optimis Jadi Yang Pertama

Jokowi-Ma’ruf Optimis Jadi Yang Pertama

 Jokowi-Ma’ruf Optimis Jadi Yang Pertama – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ahmad Rofiq membetulkan ada perubahan Direktur Komunikasi serta Info di Team Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Jabatan Direktur Komunikasi serta Info team kampanye Jokowi-Ma’ruf sebelumnya ditinggali Yadi Hendriyana. Namun, ia ditukar Marsekal Pertama (Purn) Dwi Badarmanto.

” Alasannya masalah efektifitas kerja. Lantaran Pak Yadi masih tetap diluar negeri, kami mencari alternatif yang kian lebih cepat, ” papar Rofiq terhadap wartawan di Posko Pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Tempat Yadi di team kampanye Jokowi-Ma’ruf pernah jadi percakapan. Pemicu, ia masih tetap aktif jadi Pemimpin Redaksi iNews Tv.

Tidak cuman Yadi, ada Direktur Beberapa kabar MNC serta MD Entertainment Arya Sinulingga di team kampanye Jokowi-Ma’ruf. Berlainan dengan Yadi, Arya masih jadi sisi team kampanye jadi jubir.

Arya tidak ditukar biarpun Dewan Wartawan sudah memperingatkan wartawan yang terjun dalam dunia politik untuk mengundurkan diri dengan permanen dari profesinya.

” Ya tempat Pak Arya kan amat banyak di MNC itu. Jika masalah itu sich no permasalahan, tidak ada satu perihal yang dapat kurangi independensi. Menjadi independensi jadi jurnalis ya masih, ” papar Rofiq.

Menurut Dewan Wartawan, wartawan sebagai calon anggota legislatif, calon anggota DPD, team sukses partai, serta team sukses capres-cawapres dipandang sebagai seorang yang sudah menentukan untuk berjuang untuk keperluan politik pribadi atau golongannya.

” Walaupun sebenarnya pekerjaan utama wartawan yaitu mengabdi pada kebenaran serta keperluan publik. Karenanya sewaktu seseorang wartawan akan memutus jadi caleg, calon DPD atau timses, yang berkaitan sudah kehilangan legitimasi untuk kembali lagi profesi jurnalistik, ” tuliskan Dewan Wartawan di account twitter.

Dalam surat yang di tandatangani oleh Ketua Dewan Wartawan Yosep Adi Prasetyo itu juga dimuat basic hukum yang mengatur kemerdekaan wartawan untuk penuhi hak orang memperoleh info yang bermutu serta adil pada tahun politik.

Tidak hanya itu, Dewan Wartawan menilainya, telah jadi keharusan untuk tiap-tiap wartawan supaya tetap punya sikap independent dengan memberitakan momen atau realita sesuai nada hati nurani serta membuahkan berita yang tepat, yakni bisa diakui benar selepas situasi objektif sewaktu momen berlangsung, seperti termuat di Clausal 1 Kode Etik Jurnalistik.

About admin