Home / Berita Umum / Hasil Otopsi Di Temukan Luka Senjata Tajam Mayat Dalam Drum

Hasil Otopsi Di Temukan Luka Senjata Tajam Mayat Dalam Drum

Hasil Otopsi Di Temukan Luka Senjata Tajam Mayat Dalam Drum – Mayat laki laki dalam drum menggegerkan penduduk Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (17/11) pagi. Mayat itu pertama diketemukan lebih kurang waktu 06. 00 WIB oleh seseorang pemulung yg tengah mengais sampah di lebih kurang area.

Hari itu pun mayat itu dibawa ke RS Polri buat diautopsi. Gak makan waktu lama, identitasnya didapati. Korban didapati bernama Abddullah Fitri Setiawan alias Dufi, penduduk Tangerang.
” Menurut hasil pengumpulan bukti-bukti ditemui Ciri-ciri korban, nama Abdullah Fitri Setiawan, alamat Tangerang. (Pun) mengerjakan pengumpulan bukti-bukti pada pemeran, ” kata Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky Pastika, dalam info terdaftar, Senin (19/11/2018) .

Sehabis ciri-ciri didapati, beberapa kenyataan terkait korban mulai tersingkap, dimulai dari pekerjaan korban sampai berkenaan kematian korban. Selanjutnya fakta-fakta mengerikan korban :

– Tak ada sisa benda tumpul

Hasil dari pengecekan jenazah, tak diketemukan luka sisa benda tumpul. Luka di badan Dufi datang dari benda tajam.
– Luka senjata tajam di sebagian anggota tubuh

Hasil dari autopsi, diketemukan luka senjata tajam di badan Dufi. Luka itu ada di tiga anggota tubuh Dufi.

” Diketemukan luka pada leher, punggung, serta dada, ” kata Kepala Forensik RS Polri Kombes Edy Purnomo kala dihubungi detikcom, Senin (19/11/2018) .

– Banyak luka di leher Dufi

Hasil autopsi Dufi memberikan banyak luka gara-gara senjata tajam (sajam) . Luka banyak diketemukan disekitar leher Dufi.

” Luka tajam kan, tempo hari luka tajam. Sekitar leher hingga leher sisi belakang, ” jelas Edy kala dijumpai di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018) .

– Drum tempat Dufi diketemukan berisi air

Dufi diketemukan dalam drum warna biru yg berisi air. Polisi tetap mendalami apa Dufi meninggal dunia sebelum dimasukkan ke drum atau sehabis dimasukkan.

” Luka tajam, gak ada yg beda. Namun itu kan drumnya kan ada airnya, jadi dapat terbenam kan pada air. Itu yg kembali dicari, apakah ia terbenam dahulu baru mati atau ia dibacok dahulu baru ditenggelamkan. Saya nunggu hasil pengecekan laboratorium, ” ujar Edy.

About admin