Home / Berita Umum / 2 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka BBM Ilegal

2 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka BBM Ilegal

2 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka BBM Ilegal – Polisi mengambil keputusan dua orang tersangka selesai Bakamla RI dengan Polairud Polda Sumsel menangkap satu kapal motor bermuatan 16 drum bahan bakar minyak (BBM) type solar disangka ilegal. Diluar itu, satu kapal motor pengangkut serta 16 drum solar ikut diamankan polisi.

Direktur Polisi Perairan serta Udara Polda Sumsel Kombes Pol Robinson DP Siregar menyebutkan, ke-2 tersangka yang diamankan yaitu berinisial M. Aaras (53) adalah warga Palembang sebagai yang memiliki BBM ilegal serta Mat Aris (34) yang disebut warga Banyuasin yaitu sebagai nahkoda kapal.

” Yang kita amankan ada 3 orang, dua orang tersangka, yaitu MA jadi yang memiliki serta MM jadi nahkoda kapal yang membawa BBM disangka hasil sulingan serta tidak berizin (ilegal), ” tutur Robinson Siregar lewat sambungan seluler pada detikcom, Sabtu (22/7/2017).

Diterangkan Robinson, dari hasil kontrol kalau BBM type solar olahan sejumlah 16 drum didapat MA dari salah seseorang berinisial US (Buron) seharga Rp 1 juta/drum atau setara dengan 200 liter. Gagasannya, BBM itu juga akan di jual di daerah Banyuasin dengan harga Rp1, 2 juta/drum.

” BBM type solar itu awalannya adalah minyak bumi yang datang dari sumur-sumur tua atau pengeboran orang-orang yang berada di daerah sekayu Kabupaten Muba. Setelah itu dibuat atau disuling dengan tradisionil jadi bbm type solar hingga tidak mempunyai izin, ” sambung Robinson.

Disamping itu, Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi menyebutkan, terkecuali ke-2 tersangka sekarang ini Polisi juga masih tetap lakukan pengembangan pada aktor beda.

” Masalah masih tetap selalu kita kembangkan, sekarang ini tetap dalam perjalanan serta malam hari ini beberapa tersangka tersebut tanda bukti juga akan hingga di Mako Polairud. Di mana mereka ini disangka sudah tidak mematuhi Pasal 52 Jo Pasal 53 huruf b serta d Undang-undang Nomor 22 th. 2001 mengenai Minyak serta Gas Bumi serta Pasal 480 KUHP, ” tutupnya.

Seperti di ketahui, waktu Bakamla RI serta Dit Polairud Polda Sumsel lakukan operasi teratur di Perairan Marga Telang, Kabupaten Banyuasin pada Jumat (21/7) sekitaran 23. 30 WIB, tampak kapal MS. Tunas Karya Tani melintas serta dicurigai membawa BBM Ilegal. Akhirnya, sesudah dikerjakan kontrol diketemukan 16 drum BBM tanpa ada surat izin dari pemerintah.

About admin